[IKLAN HEADER]
[IKLAN HEADER]
[Close]
[IKLAN HEADER]
[IKLAN HEADER]
 
[IKLAN HEADER]
[IKLAN HEADER]
[IKLAN HEADER]
 
Gerbong Kuno yang hilang di Stasiun Jebres Buatan 1904
Kamis, 15 Maret 2012 05:37 WIB - editor : Abu Nida
Share Facebook
 

SOLO-Gerbong kereta api yang raib di Stasiun Jebres Solo sungguh berharga. Usianya diperkirakan lebih dari seabad. Gerbong tersebut mirip dengan yang digunakan untuk Sepur kluthuk Jaladara.

Gerbong tersebut merupakan peninggalan Belanda. Menurut Humas PT KA Daerah Operasi VI Yogyakarta, Eko Budiyanto,, gerbong yang terbuat dari kayu itu dibuat pada tahun 1904. Gerbong itu merupakan peninggalan dari NV Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij, sebuah perusahaan transportasi kereta api pada saat itu.

Menurut data di Pusat Pelestarian Benda dan Bangunan PT KA, saat ini gerbong kuno semacam itu hanya tinggal 21 unit di Indonesia. Tidak semuanya dalam kondisi baik. Namun, delapan diantaranya telah berhasil diperbaiki, bahkan sanggup dioperasikan sebagai angkutan wisata.

Sedangkan gerbong yang berada di Stasiun Jebres termasuk gerbong yang masih rusak. Sedianya, Maret ini gerbong tersebut akan dibawa ke Ambarawa untuk diperbaiki. Namun saat diperiksa di depo Stasiun Jebres pada awal Maret kemarin, ternyata gerbong itu sudah raib.

(Abu Nida)

 
BerandaBeritaKolomTokohSelasar FotoKulinerDirektoriAgendaLowonganSeni Budaya
Tentang Kami|Info Iklan|Serba Serbi|Private Policy|Kontak Kami
Copyright by Selasar-Solo@2011. Powered by Jogloweb.com