SOLO-Walikota Surakarta Joko Widodo atau Jokowi mendukung penuh upaya rekonsiliasi dua keluarga Keraton Kasunanan Surakarta. Bersatunya dua keraton kasunanan itu merupakan titik terang menuju penyelesaian berbagai persoalan terkait kondisi fisik maupun kewibawaan keraton yang kian memprihatinkan.
Menurut Jokowi, kondisi keraton yang terpecah tersebut membuat pemerintah pusat menahan diri untuk memberikan bantuan perbaikan atau renovasi bangunan fisik. Selama dua tahun terakhir, pemerintah pusat sebenarnya sudah menganggarkan dalam APBN sekitar Rp 10 miliar untuk renovasi keraton. Namun dana tersebut tidak pernah cair, karena adanya perselisihan internal keraton.
“Saya mendukung penuh upaya rekonsiliasi itu. Ini demi kebaikan bersama. Jadi cairnya bantuan itu saya kira tergantung keluarga keraton sendiri," ujar Jokowi, Kamis (24/11).(gna)